Cerpen Ala Kheiza

Serius banget nak nulisnya :D

Minggu ini Kheiza mengisi waktu luangnya dengan menulis. Entah kenapa kok tiba-tiba anak Bunda mood banget nulis-nulis sambil liat Baal Veer kesayangannya. Awalnya Bunda sama sekali ga sadar kalau Kheiza lagi nulis cerita. Biasanya sih Kheiza suka nggambar atau bikin sesuatu untuk dibuat mainan. Setelah satu ceritanya sudah jadi, Kheiza langsung nyodorin sebuah buku ke Bunda. Isinya sebuah tulisan cerita tentang bawang merah dan bawang putih.

Cerita yang dia tulis sangat pendek dan sederhana. Masih banyak tanda-tanda baca yang belum tepat. Tapi melihat ilustrasi gambar yang dia sertakan, kayaknya sudah cukup mewakilkan alur ceritanya ini. Apalagi di akhir cerita, Kheiza sedikit menambahkan pesan moral dan mengajak pembacanya memberikan ide dengan sebuah pertanyaan. Hahahaha, sangat manis sekali. Bunda suka ^^ dan sekarang Bunda akan menjadi pembaca setia tulisanmu, dan Bunda akan tunggu cerita-ceritamu yang lain….

BAWANG MERAH dan BAWANG PUTIH

Bawang Putih tinggal bersama Bawang Merah. Bawang Putih ramah dan suka membantu. Bawang Putih memiliki banyak teman. Bawang Merah iri kepada Bawang Putih. Suatu hari Bawang Putih menolong seorang Nenek. Nenek berterima kasih dan memberikan labu emas. Bawang Merah iri dan ingin memiliki hal yang sama. Bawang Merah berpura-pura menolong nenek tua. Bawang Merah diberi labu besar dibelah ternyata berisi batu. Tamat

Sikap iri membuat hidup tidak rukun. Bersikap baik dan bekerjasama membuat hidup rukun. Dapatkah kamu menyebutkan kerukunan ?

Cerita Bawang Putih

Inilah tulisan pertama Kheiza tentang Bawang Putih dan Bawang Merah. Kemudian Bunda request satu tulisan yang lain lagi. Kheizanya mau, tapi ngasih syarat minta es krim ma mainan seribuan di toko depan gang.*hahaha

yo wezzzz, Bunda oke’in aja syaratnya. Tapi kali ini dia membuat tulisan dengan sedikit agak malas, malah lebih sering nonton Baal Veer daripada nulisnya, dan kalau Bunda tanya sudah selesai apa belum? jawabnya selalu ” aku masih mikir Bund” *oalahhh :D

dan voillaa… akhirnya jadi juga tulisan kedua yang diberi judul ” Kisah Anak Kembar “. Kali ini kisahnya menceritakan tentang anak Kembar Nabila dan Naiyla. Karena nulisnya sudah agak ayas-ayasen, jadi alur ceritanya sangat padat,singkat dan tamat.*hahahaha.

KISAH ANAK KEMBAR

Jaman dahulu ada nama Nabila dan Naiyla pergi ke hutan untuk mencari Ibu dan Ayahnya dan mereka tidak tahu dimana orang tuanya berada di hutan mana. Tapi mencari terus tidak akan pantang menyerah. Anak kembar itu berpisah karena menyebar, dan terus Nabila tidak tahu kemana Naiyla berada. Pada suatu hari Nabila ketemu seorang Paman. Nabila bertanya, kata Pamannya ” Oh, orang tuamu yang hilang dan kakakmu. Paman lihat pas Paman ke panti asuhan. Paman melihat orang tuamu, nantinya kamu langsung belok kiri terus habis gitu kiri lagi. Nah, habis gitu kamu belok kanan dah sampek deh “

Dan Nabila sangat bahagia, keluarganya juga sangat bahagia.

Kisah Anak Kembar

Yup, dua tulisan cerita pendek Kheiza ini Bunda akan simpan selalu. Berharap nantinya Bunda bisa simpan tulisan-tulisanmu yang lain. Buku ini sekarang akan menjadi Buku Kumpulan Cerita Pendek Kheiza. Sebuah buku yang nantinya berisi semua tulisan-tulisan cerita yang kamu buat. Teruslah berkarya Penulis Cilikku… dan teruslah menggerakkan penamu.

vote data
comments powered by Disqus